Editor Surat Kabar Rusia Pemenang Hadiah Nobel Diserang Dengan Cat di Moskow



Dmitry Muratov, editor pemenang Hadiah Nobel Perdamaian dari surat kabar independen utama Rusia, dihujani cat merah selama serangan Kamis di dalam gerbong kereta Moskow, menurut situs web Novaya Gazeta.

Muratov mengatakan matanya terbakar setelah orang tak dikenal melemparkan cat minyak dengan aseton padanya di dalam gerbong kereta di stasiun kereta api Kazansky.

“Muratov, ini untukmu untuk anak-anak kita,” teriak si penyerang, menurut Muratov.

Gambar-gambar yang dirilis oleh surat kabar itu menunjukkan kepala, kemeja, dan lengan Muratov ditutupi cat merah. Foto kedua menunjukkan percikan merah menyerupai noda darah di atas meja, jendela, dan bantal di dalam gerbong kereta.

Novaya Gazeta mengatakan saluran Telegram dari sebuah kelompok yang disebut “pasukan terjun payung Union Z” bertanggung jawab atas serangan itu dalam sebuah posting yang sejak itu telah dihapus. Menurut terjemahan bahasa Inggris dari posting tersebut, kelompok itu bersumpah untuk datang setelah mereka yang mendukung apa yang mereka klaim bohong tentang kekejaman di Bucha, Ukraina.

Media yang didukung negara di Rusia telah berusaha untuk mendiskreditkan beberapa gambar dan video dari Bucha yang menunjukkan warga sipil yang tewas. Rusia mengklaim Ukraina melakukan pembantaian di pinggiran Kyiv.

Sementara itu, Rusia meningkatkan serangannya di Ukraina timur. Pejabat Ukraina mengatakan pada hari Jumat bahwa Rusia bertanggung jawab atas serangan roket di stasiun kereta api yang digunakan untuk mengevakuasi warga sipil di Kramatorsk, di wilayah Donetsk timur. Lebih dari 30 orang tewas, menurut pihak berwenang, dan lebih dari 100 terluka.

Pekan lalu, Novaya Gazeta mengumumkan bahwa mereka terpaksa berhenti menerbitkan sampai perang Ukraina berakhir setelah menerima peringatan kedua dari Roskomnadzor, regulator media Rusia.

Wartawan dari Novaya Gazeta pada hari Kamis meluncurkan usaha baru yang disebut Novaya Gazeta Eropa, tidak secara resmi terkait dengan publikasi Rusia, menurut Reuters.

Muratov, bersama dengan jurnalis Maria Ressa, memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian 2021 “atas perjuangan berani mereka untuk kebebasan berekspresi di Filipina dan Rusia.”

Muratov mengatakan pada bulan Maret bahwa dia bermaksud untuk melelang medali Nobelnya untuk mendukung pengungsi Ukraina. Dia mengatakan kepada BBC pada bulan Desember bahwa dia mendedikasikan penghargaannya untuk jurnalis yang terbunuh di tempat kerja.


Promo mingguan Result SGP 2020 – 2021. Prize terbesar yang lain-lain hadir dipandang dengan terprogram melewati info yg kami lampirkan pada website ini, lalu juga siap ditanyakan kepada teknisi LiveChat pendukung kita yg stanby 24 jam On-line dapat mengservis seluruh keperluan antara pengunjung. Lanjut segera join, serta kenakan diskon Undian & Kasino On the internet terbaik yg ada di laman kami.